Just another WordPress.com site

>

Postingan ini saya buat untuk beberapa blogger pemula yang bingung membuat tempat penyimpanan file, sebagaimana pengalaman saya sebagai blogger baru yang mendapat referensi menyimpan di ziddu. Selama ini, memang saya menyimpan filenya di ziddu, situs yang terkenal dengan, upload, share and earn. Dan bukan cuma satu, tetapi beratus ratus file dari format jpg, rar, zip, pdf dan sebagainya. Seiring berjalannya waktu kemampuan membuat blog saya pun bertambah, dan berniat membuat link dari postingan ke ziddu. Apa lacur? file saya yang susah-susah upload, menghabiskan sebagian besar waktu buat upload, hilang 70%. Setelah saya cari jawabannya, ternyata memang dalam ketentuan Ziddu, file akan dihapus jika dalam jangka 90 hari tidak ada yang download.

Dan saya sedikit lega ketika menemukan artikel tentang penyimpanan file di google, namanya google site, meskipun tidak dibayar, tetapi ketika link download di tekan, tidak harus capek menunggu seperti pada ziddu, 4shared, atau yang lainnya. Google sites ini sebenarnya sebuah hosting yang sengaja di sediakan buat menyimpan file berupa gambar, dokumen, atau sejenisnya sebagai pengganti google pages yang pernah di tutup oleh google. Memang benar google sites juga bisa kita gunakan untuk membuat blog gratis. Namun berbeda dengan blogger dengan domain situslakalaka.blogspot.com, di google site hasilnya akan seperti ini : sites.google.com/site/situslakalaka
Saya tidak akan membahas membuat blog menggunakan hosting di google sites, yang akan saya bahas adalah cara menyimpan file di google sites. Buat sobat blogger yang belum mengerti cara menggunakan google sites, berikut ini ada sedikit tutorialnya, semoga bermanfaat.
1. Pada halaman depan, silahkan sobat login dengan account gmail sobat. Jika belum punya gmail, klik pada Sign up for Sites

2. Setelah login, klik tombol Create Site
3. Isi saja nama yang sobat inginkan pada Name your site, kemudian klik Create Site.4. Setelah selesai mengisi nama dan url, klik pada tab Create page

5. Kemudian pilih pada File Cabinet dan isi Nama file tersebut, misalnya pada contoh saya mengisinya dengan nama Gambar dan pilih radio button Put page at the top level.

6. Setelah itu sobat sudah dapat mengupload file yang sobat inginkan, klik tab Add file.

7. Untuk menggunakan url hasil gambar yang sudah di upload, silahkan klik kanan pada link download, pilih copy link Address.

Contoh linknya seperti ini :
Hapus yang berwarna merah, sehingga menjadi :
Mudah-mudahan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: