Just another WordPress.com site

>

Untuk Membuka tambal ban tidaklah perlu mahal, kita bisa membukanya dengan peralatan sederhana, sebab yang dibutuhkan orang hanyalah bagaimana kesusahannya (Ban bocor) diselesaikan dengan baik. Dan kitalah yang harus pandai-pandai menangkap peluang itu serta memberi kesan baik.

Peralatan yang dibutuhkan :

• Pompa Manual atau compressor
• Satu pasang Jungkit / pengait untuk melepas ban dalam
• Spool untuk membuka tutup spentil ban dalam
• Air dalam bak untuk mengecek kebocoran
• Spirtus
• Korek api
• Gunting
• Gergaji besi tanpa pegangannya
• Tempat memanaskan
• Vulkanisir
• Lem sepeda
Cara Menambal :
• Lepas ban luar menggunakan jungkit / pengait searah jarum jam
• Lalu ambil ban dalamnya (jangan lupa buka mur spentilnya terlebih dulu)
• Cek letak kebocoran dengan memompa ban dalam lalu masukkan ke dalam bak berisi air dan perhatikan letak gelembung yang muncul (tandanya disitulah bocornya terjadi) lalu tandai dengan lidi atau yang lainnya
• Kosongkan kembali anginnya dengan membuka spentil ban dalam menggunakan spool
• Tipiskan bagian yang bocor tadi (sudah diberi tanda) menggunakan gergaji besi
• Beri lem dan sobekan vulkanisir pada tempat tersebut secukupnya
• Panaskan tempat yang sudah ditutup lem dan vulkanisir tadi menggunakan alat pemanas yang sudah diberi spirtus secukupnya, hingga merekat sempurna
• Pasang spentil ban lalu dipompa untuk mengecek tambalan (tentu saja menggunakan air dalam bak tadi)
• Ulangi jika masih bocor atau ada kebocoran di lain tempat
• Segera kosongkan udara ban dalam jika tidak ada kebocoran lagi
• Pasang kembali spentil ban dalam dan ban luar pada posisinya semula (jangan lupa murnya dipasang)
• Pompa hingga penuh terisi udara
• Selesailah proses penambalan
Jika tempat anda strategis Anda bisa memikirkan untuk membuka kios bensin, mempertajam pengetahuan tentang servis sepeda motor, tune up dan pengisian oli, atau mencari tenaga ahli servis seiring dengan makin banyaknya pelanggan atau orang yang mengetahui keberadaan bengkel anda.
Jangan lupa berikan pelayanan yang terbaik dan ramah agar pelanggan puas sehingga secara tidak langsung anda telah mempromosikan usaha anda sendiri.
Anda tidak akan pernah maju dan selamanya jauh dari keberhasilan jika anda tidak pernah gagal, karena dari kegagalan itu anda mengerti dan memperbaiki. Apa jadinya jika anda tidak mau gagal, apa yang harus anda perbaiki ke depannya ?????? apakah anda akan terus mengoreksi kegagalan orang lain ??????????? sedangkan umur dan tenaga makin berkurang ????

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: