Just another WordPress.com site

Archive for the ‘Serba Aneh’ Category

>Ular Aneh Berkaki Empat

>

Ular berkaki empat ini ditemukan oleh salah seorang penduduk China bernama Dean Qiongxiu, 66 tahun. Ia menceritakan telah menemukan seekor ular yang bergelantung di tembok rumahnya. Namun anehnya ular tersebut bergelantung dengan menggunakan cakar yang ada di kakinya.

“Aku bangun tidur, dan mendengar suara seperti garukan yang cukup keras. Kemudian aku menyalakan lampu, dan melihat monster ini sedang merayap menggunakan cakarnya di dinding rumah.” Kata Dean Qiongxiu.
Dean Qiongxiu pun merasa ketakutan melihatnya. Sehingga dengan serta merta, ia pun memukul ular tersebut sampai mati. Kemudian bangkai ular tersebut ia awetkan dalam botol yang berisikan alkohol.
Ular aneh sepanjang 16 Inches itu mempunyai semacam jari-jari yang ukurannnya kecil. Sekarang ular tersebut sedang diteliti oleh China’s West Normal University di daerah Nanchang.
Seorang ahli ular bernama Long Shuai berkata: “Hal ini sangat mengejutkan, namun kami tidak tahu penyebab keanehan pada ular ini sebelum kami melakukan autopsi.”
Biasanya mutasi genetik terjadi pada ular adalah tumbuhnya dua kepala yang muncul dengan proses yang sama seperti halnya bayi kembar siam pada manusia. Apakah kaki yang tumbuh pada ular ini termasuk ke dalam mutasi genetik? Ataukah karena ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya? Kita tidak tahu.

Iklan

>Heboh Buaya Aneh Berwarna Oranye Di Florida

>

Florida memang terkenal dengan kebun jeruk, namun buaya warna oranye bukanlah pemandangan biasa. Hewan ini sering berjemur di dermaga Nevada. Keberadaan hewan itu disadari seorang nenek yang tinggal di Srrento Woods, Venice, Florida, Amerika Serikat, bernama Sylvia Methen. Ia mengaku tidak sengaja bertemu hewan berwarna aneh tersebut.

“Saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dan melihat hewan itu. Saya awalnya tidak percaya. Tapi ini memang seekor buaya berwarna oranye,” kata Methen. Perempuan ini bukanlah satu-satunya saksi mata.
“Hewan itu tampak sedang berjemur matahari di dermaga seolah hanya peduli dengan dirinya sendiri,” kata Phillip Crosby.
Selanjutnya, Methen menghubungi seorang ahli biologi untuk meminta penjelasan warna yang menakjubkan tersebut.
“Temuannya adalah mungkin buaya itu albino. Ini adalah albino dengan kelebihan warna sehingga tidak sepenuhnya albino,” kata Methen.
Crosby juga menambahkan bahwa ia melihat buaya itu seperti jeruk yang sedang berjalan. Tapi, ia tidak percaya buaya itu albino. Ia menilai hewan itu terkena air karat sehingga berwarna aneh.

>Tanduk Aneh Tumbuh Di Kepala Dua Lansia Ini

>

Huang Yuanfan, seorang pria lanjut usia dari Ziyuan, China Selatan, menjadi perbincangan di dunia kesehatan. Kakek 84 tahun ini memiliki sebuah tanduk aneh berukuran tiga inci atau tujuh sentimeter.

Yuanfan bercerita, tanduk di kepalanya mulai tumbuh sejak dua tahun lalu. Sejak itu tanduknya terus tumbuh. “Saya mencoba memotongnya tetapi terus tumbuh. Saya tak dapat mengubahnya, makin besar,” ujarnya seperti dimuat laman metro.co.uk.
Namun, tanduknya tak bisa tumbuh lebih tujuh sentimeter. “Dokter tak mengetahui apa yang terjadi pada saya. Saya menyembunyikan tanduk dengan mengenakan topi tetapi khawatir akan mencuat bila bertambah panjang,” kata Yuanfan.
Maret lalu, seorang nenek di negara itu juga mengalami hal serupa. Zhang Ruifang, nenek 101 tahun, pertama kali menyadari ada tanduk sepanjang enam sentimeter di sisi kiri dahinya pada 2009. Ia pun merasa dahi sebelah kanannya juga mulai tumbuh tanduk.
Wanita asal Linlou, China bagian timur, itu menolak memotong tanduknya. “Awalnya, saya tidak dapat tidur. Tetapi sekarang saya merasa biasa saja. Banyak orang yang datang membawa hadiah dan makanan hanya untuk memotret tanduk saya.”
Putra bungsu Zhang Guozheng, 60, mengatakan, dia dan lima saudaranya frustasi membujuk sang ibu bersedia menghilangkan tanduk di kepalanya. “Kami hanya berusaha agar tidak terlambat hingga tanduknya melekat selamanya di sana. Mungkin sudah menjadi takdirnya,” ujarnya.
Diperkirakan, tanduk yang tumbuh di kedua kepala lansia asal China itu berasal dari keratin, substansi yang sama seperti kuku. Meskipun kulit tanduk hanya beberapa milimeter, pada beberapa orang pertumbuhan ini bisa mencapai beberapa sentimeter.

Awan Tag