Just another WordPress.com site

Archive for the ‘Service Komputer’ Category

>Tips Memaksimalkan Kinerja Windows 7

>

Windows 7 adalah sistem operasi yang sangat bagus dan cepat, namun Anda masih bisa meningkatkan kecepatannya. Tweak Windows 7 ini sangat cocok bagi siapapun. Berikut kami sajikan tips untuk memaksimalkan kinerja windows 7.

Berpindah Window Lebih Cepat
Disable Minimize-Maximize animation dapat membuat PC Anda bekerja lebih cepat. Caranya sangat mudah:
1. Klik Start dan ketikkan “SystemPropertiesPerformance“
2. Klik tab Visual Effects
3. Hilangkan centang pada “Animate windows when minimizing and maximizing” lalu klik OK.
Mempercepat Waktu Booting Windows 7
Windows 7 hanya menggunakan satu core saja untuk melakukan booting. Dengan menambah jumlah core yang digunakan, Anda dapat mempersingkat waktu booting:
1. Klik Start dan kemudian ketikkan “msconfig” pada bagian search programs and files.
2. Klik pada tab “Boot” dan klik pada “Advanced options”.
3. Cek pilihan “Number of processors” dan tentukan berapa yang Anda inginkan sesuai dengan yang dimiliki PC Anda (biasanya 2, 4 atau 8).
4. Klik “OK” dan “Apply”.
5. Reboot.
Menghapus Font Yang Tidak Diperlukan
Font, khususnya TrueType fonts menggunakan cukup banyak system resources. Untuk kinerja yang optimal, pangkas jumlah font di PC Anda dan gunakan yang memang Anda perlukan saja dan font-font yang kemungkinan diperlukan oleh suatu aplikasi.
1. Buka Control Panel
2. Buka folder Fonts
3. Pindahkan font yang tidak ingin Anda gunakan ke direktori sementara (misalnya C:/BACKUPFONTS), mungkin suatu saat Anda meninginkannya lagi. Semakin banyak font yang dibuang, semakin banyak system resources yang Anda dapatkan.
Mempercepat Shutdown Windows 7
Shutdown Windows 7 lebih cepat dari Vista ataupun XP, namun Anda masih bisa meningkatkan kecepatnnya dengan melakukan sedikit perubahan pada registry yang mengurangi waktu tunggu Windows untuk mematikan berbagai proses yang ada:
1. Klik Start dan ketikkan regedit lalu tekan enter.
2. Buka HKEY-LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
3. Klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut dan rubah nilainya menjadi lebih kecil.
4. Defaultnya adalah 12000 (12 detik) namun Anda bisa memperkecil angka ini.
5. Klik OK dan reset PC Anda.

>Memperbaiki Komputer Dengan Safe Mode

>

Dengan masuk dalam safe mode, Anda dapat memperbaiki komputer Anda yang terluka, baik karena virus atau karena aplikasi yang tidak benar. Bahkan bila ada kerusakan driver yang membuat Anda tidak dapat booting dengan benar dapat diperbaiki dalam safe mode.

“Lakukan dalam safe mode” kata-kata ini kerap muncul pada saat komputer terserang virus-virus kebal yang sulit dibasmi. Seakan-akan dalam safe mode virus akan kehilangan kekebalannya. Apa benar demikian?
Ya. Dalam safe mode operating system akan berjalan secara minimalis dan semua aplikasi akan ditidurkan, sehingga dalam safe mode sangat efektif membasmi virus.
Lebih dari itu safe mode ternyata memiliki fungsi yang lebih dalam lagi. Tidak hanya berkaitan dengan virus dan kawan-kawannya saja. Dalam safe mode, Anda dapat melakukan banyak perbaikan yang biasa dilakukan para teknisi komputer.
Masuk dalam safe mode bukankah langkah yang sulit. Pertama-tama nyalakan komputer atau restart komputer, lalu setelah selesai loading RAM, tekan F8. Dalam Windows XP, Anda akan diberikan beberapa pilihan untuk modul safe mode. Yang pertama Safe Mode with Networking, Safe Mode with Command Prompt dan yang terakhir Safe Mode saja. Bila Anda ingin dapat terhubung ke jaringan tempat komputer terhubung atau ingin menggunakan koneksi internet ketika berada dalam safe mode, maka pilihlah pilihan pertama. Bila akan menggunakan safe mode dalam bentuk command prompt seperti layaknya DOS atau Linux, gunakan Safe Mode with Command Prompt. Namun bila hanya ingin mengunakan Safe Mode biasa tanpa terhubung dengan jaringan apapun, pilihlah saja Safe Mode.
Jika Anda ingin menggunakan Windows XP Pro, maka dapat memilih login yang digunakan asalkan memiliki izin agai admin. Sedangkan, para pengguna Windows XP Home hanya ada login administrator yang ditawarkan dengan password yang dikosongkan. Sehingga hanya seseorang yang mengetahui password administrator utama saja yang dapat masuk dalam Safe Mode Windows XP Home.
Ketika akan masuk dalam Safe Mode, Anda akan ditanyakan apakah Anda yakin atau tidak. Jika ya, maka lanjutkan. Jika tidak lebih baik mundur. Meskipun sebenarnya tidak akan berbahaya masuk dalam safe mode. Masuk dalam safe mode sama saja dengan login sebagai administrator. Tidak ada yang berbeda, selain keminimalisan operating system, perangkat keras, dan aktifnya aplikasi (perangkat lunak).
Menghilangkan Virus dalam Safe Mode
Pada awal wacana sempat dikatakan bahwa pembasmian virus dan kawan-kawannya sering manjadi agenda utama seseorang masuk dalam Safe Mode. Mungkin sebagian Anda sudah banyak yang mengetahui bagaimana menghapus virus dan modul biasa. Bagaimana dalam Safe Mode? Lebih mudah. Karena dalam safe mode tidak banyak pengaturan yang harus dilakukan. Sebagian besar aplikasi virus ternama pada modul Safe Mode akan otomatis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, melakukan scanning pada Safe Mode memang cendrung lebih lama.
Selain virus yang sulit dibasmi, dalam Safe Mode Anad juga dapat menghapus adware dan spyware. Caranya sama saja. Jalankan program anti spyware dan anti adware, seperti halnya men-scan dengan anti virus. Maka, spyware dan adware pun dapat hilang layaknya virus.
Mengapa dengan Safe Mode bisa,sedangkan tanpa Safe Mode tidak? Karena pada umumnya aplikasi perusak sekali mendapat izin untuk aktif, maka ia akan trus menginstal dirinya setiap kali dihapus atau di-uninstall. Bahkan ada beberapa aplikasi adware atau spyware yang pada saat aktif memang tidak dapat dihentikan atau dihapus. Dalam Safe Mode semua aplikasi ini tertidur , sehingga dapat dimatikan. Dalam modul biasa aplikasi penggangu umumnya akan aktif pada saat komputer mulai dinyalakan.
Mengakses System Restore
System restore adalah salah satu fitur yang efektif untuk mengembalikan system Anda pada keadaan dimana kerusakan atau konflik sistem belum terjadi. Misalnya pemasangan driver yang tidak kompatibel dengan Windows XP. Dengan system restore, Anda dapat dengan mudah mengembalikan kondisi komputer kembali ke waktu dimana perangkat tersebut di install.
System restore dapat diakses melalui system tools, dalam modul normal. Namun adakalanya dimana kerusakan atau ketidakcocokan alat/driver mengakibatkan user sulit memasuki modul normal atau dapat disebut juga komputer gagal booting. Oleh sebab itu, salah satu jalan keluarnya adalah mengakses system restore dari modul Safe Mode.
Bahkan setiap kali akan memasuki Safe Mode, Anda akan selalu ditanya oleh komputer Anda apakah akan bekerja dalam safe mode atau hanya kan menjalankan system restore. Jika Anda ingin menjalankan system restore, pada saat awal memasuki safe mode pilih saja No.
Kemudian Anda dapat menjalankan system restore sebagaimana layaknya menjalankan system restore pada modul normal. Semua langkah dalam menggunakan system restore tidak ada yang berbeda, baik dalam Safe Mode maupun dalam modul normal. Untuk lebih jelas mengenai Safe Mode, bagaimana mengaturnya.
Memperbaiki Komputer Rusak
Komputer yang tidak dapat dipergunakan ada banyak sebabnya. Mulai dari aplikasi yang rusak sampai pada kerusakan fisik Beberapa kerusakan ini sebenarnya dapat dengan mudah diperbaiki dalam safe mode, ketimbang harus dibawa ke tempat servis yang tidak jarang membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Beberapa petunjuk di bawah ini nantinya dapat anda pergunakan untuk memperbaki beberapa kerusakan komputer dengan safe mode. Namun, terlebih dahulu Anda harus mengenali jenis kerusakan apa yang dialami komputer Anda.
Cara mengetahuinya adalah dengan mengidentifikasi di mana kegagalan terjadi. Jika komputer gagal menjalani proses booting, pada saat sedang loading Windows atau kemudian diam dan layar menjadi biru, maka kekacauan datting dari driver atau hardware yang tidak cocok.
Sedangkan bila yang terjadi adalah system crash pada saat proses loading selesai dijalankan, atau pada saat Windows sedang melakukan proses start up, maka yang terjadi biang keladinya adalah aplikasi yang aktif pada saat start up. Baik karena proses instaliasi yang tidak sempuna, karena konfliknya aplikasi dengan aplikasi lain, atau hardware yang ada. Semuanya bisa saja menjadi penyebab.
Kerusakan Software
Kerusakan yang ditimbulkan oleh aplikasi cukup beragam, diantaranya adalah aplikasi tersebut dapat membuat system mengalami crash baik pada saat komputer selesai loading antar muka atau pada saat aplikasi dijalankan. Bahkan ada juga beberapa aplikasi atau service yang membuat system sepenuhnya gagal booting.
Masalah-masalah yang ditimbulkan oleh aplikasi ini sebenarnya memiliki banyak solusi sebelum akhirnya diselesaikan dengan safe mode.
Yang pertama adalah dengan meng-uninstall aplikasi melalui control panel, Add/Remove Programs. Lalu install ulang. Yang kedua adalah dengan menjalankan system restore. Jika keduanya berhasil, maka tidak perlu masuk ke dalam Safe Mode. Namun jika keduanya tidak berhasil atau tiap kali melakukannya komputer selalu melakukan crash, karena konflik yang terjadi antara software dan hardware. Maka langkah selanjutnya barulah menggunakan Safe Mode. Langkah menggunakan Safe Mode juga akan dengan sendirinya harus Anda lakukan bila kerusakan membuat Anda sulit masuk dalam antar muka Windows XP yang normal. Umumnya ditimbulkan oleh aplikasi yang aktif pada saat startup.
Langkah awal adalah masuk dalam Safe Mode. Kemudian lakukan proses uninstall dari Safe Mode. Cara ini umumnya sangat efektif. Karena kemungkinan system mengalami konflik sangat minim.
Jika tidak mengetahui program apa saja pada saat start up, maka Anda dapat menggunakan bantuan aplikasi khusus (yang dapat mendeteksi auto run aplikasi) atau dengan menggunakan perintah ‘msconfig’. Caranya tekan start kemudian klik run dan tulis msconfig, kemudian tekan Ok.
Setelah itu buka halaman start up. Pada halaman ini Anda dapat menandakan mana saja aplikasi yang ingin Anda pilih untuk tetap diaktifkann dan mana yang tidak. Lalu jalankan kembali ke Windows dalam modul biasa.
Namun jika tidak diketahui aplikasi mana yang mengacau, Anda perlu menjalankan trik berikut :
Jalankan ‘msconfig’ dalam safe mode lalu pilih bagian start up. Dan langsung tekan tombol Disable all. Tekan tombol apply lalu booting komputer Anda dalam modul biasa.
Kemudian dalam modul biasa, jalankan kembali msconfig dan buka kembali bagian start up.
Setelah itu, pilih salah satu persatu aplikasi untuk diaktifkan. Setiap kali mengaktifkan satu aplikasi, booting kembali komputer Anda.
Lakukan terus sampai Anda mengalami crash atau biasa muncul. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui sebenarnya aplikasi mana yang menjadi gara-gara.
Bila sudah diketahui, lakukan proses penonaktifan aplikasi tersebut atau menguninstall secara langsung aplikasi dalam Safe Mode.
Kerusakan Hardware
Jika Anda salah meng-update driver, dengan mudah Anda dapat menjalankan Roll Back Driver. Namun kadang untuk menjalankan roll back driver tidak sesederhana itu. Sebab bila ternyata terjadi konflik, maka akan ada kemunkian system crash dan tidak mau booting ke dalam modul normal sehingga proses roll back driver harus dilakukan dalam Safe Mode.
Proses roll back driver dapat dilakukan jika memang Anda mengetahui driver mana yang bermasalah.
Umumnya permasalahan driver bila tidak karena salah drivernya, maka kesalahan lain adalah sriver yang rusak tidak dapat diterima oleh operating system. Dalam Windows XP, Anda boleh mencurigai driver-driver yang tidak memilki sertifikasi Windows XP. Cara mengetahui driver mana saja yang tidak memiliki sertifikasi Windows XP adalah dengan menjalankan perintah ’sigverif’.
Namun bermasalah dengan operating system Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetesnya satu per satu. Sebelum mengetes, sebaiknya Anada jalankan ’sigserif’ tersebut dalam modul Safe Mode. Lalu setelah Anda mengetahui driver mana saja yang bukan bersetifikasi Windows cut dan paste file tersebut dari :C\windows\system32\driver\ ke dalam folder yang Anda buat sendiri (misalnya diberikan nama back up).
Kemudian kembalikan (dengan cut dan paste) satu persatu ke dalam driver kedalam folder :C\windows\system32\driver\ satu per satu sambil me-roboot komputer dalam modul biasa-pada setiap satu file dipindahkan-sambil Anda mengalami masalah atau sampai kmputer tidak mau me-reboot tau crash. Dengan begitu, Anda akan mengetahui driver mana yang bermasalah. Cut dan paste driver tersebut kembali ke folder yang Anada buat sebelumnya. Lalu cari penggantinya yang lebih baik. Bila sudah dapat di install kembali drivernya.
Namun, jangan lakukan hal ini pada driver VGA. Untuk driver VGA caranya cukup dengan rool back driver atau meng-update drivernya. Dalam mengakses menu driver VGA dalam Safe Mode adalah sebagai berikut. Setelah jalankan Safe Mode, klik kanan pada dekstop, lalu pilih properties. Kemudian itu pilih halaman setting, tekan tombol Advance di bagian bawahnya. Lalu pada halaman adapter tekan tombol Properties. Pada halaman driver Anda dapat melakukan tindakan-tindakan yang disebutkan tadi.
Bila ada perangkat yang setelah dipasang justru membuat komputer crash atau membuat menolak booting, maka Anda harus men-Disable-kan terlebih dahulu perangkat tersebut dalam modul Safe Mode. Kemudian cari driver yang benar kemudian install driver tersebut dalam modul normal. Setelah terinstall dengan benar, barulah enable-kan kembali perangkat Anda dalam modul normal juga.
Tidak jarang juga berkaitan dengan VGA adalah nilai di refresh rate yang tidak sesuai dengan kemampuan monitor, sehingga kadang monitor tidak mau menampilkan antarmuka operting system-nya dengan baik. Cara memperbaikinya tekan tombol F8 (seperti akan masuk dalam Safe Mode) namun jangan plih safe mode, melainkan pilih Enable VGA Mode. Dengan begini komputer akan me-reset pengaturan VGA pada nilai standard yaitu resolusi 640×480 dengan refresh rate 60 Hz. Untuk mengubahnya tekan menu Start, Control Panel, Display, Settings, Advance. Kemudian dalam halaman Adaptor tekan tombol ‘list all modes’. Cobalah opsi yang Anda inginkann, bila tidak ada keganjilan, berati cocok. Jika sudah cocok, reboot kembali komputer dalam modul normal.

>Menulis Huruf Arab Dengan Ms Word 2007

>

Bagi anda yang ingin menulis huruf Arab dalam Microsoft word 2007 mungkin saat ini masih merasa kesulitan, karena memang secara default, MS Word 2007 hanya bisa untuk mengetik dalam bahasa internasional, yaitu A – Z. Kadang dalam kegiatan sehari-hari kita perlu untuk menulis sesuatu dalam bahasa Arab. Baik itu untuk kegiatan sendiri ataupun untuk kebutuhan dan pesanan orang lain. Agar MS Word anda bisa digunakan untuk mengetik huruf Arab perlu langkah-langkah sebagai berikut :

1. Siapkan font arab anda, kalau belum punya silahkan DOWNLOAD DISINI.
2. Install font arab tadi ke komputer anda
Cara menginstall font arab ke komputer :
1. Copy font arab yang tadi didownload,
3. Klik Search -> Control Panel -> Font kemudian didalamnya. maka otomatis font akan terinstall di computer anda.
3. Kembali ke Control panel, pilih dan buka regional and language options.
4. Pada kotak dialog yang muncul pilih tab Languages
5. Beri tanda centang pada kotak “Install files for complex script and right-to-left languages [including Thai]”, maka muncul kotak dialog, dan tekan saja OK.
6. Pada tab advanced, beri tanda check pada kotak “10004(MAC-Arabic)”. Klik Apply dan OK.
7. Muncul kotak dialog yang meminta kita untuk memasukkan CD Windows kita.
8. Masukkan CD Windows ingat, CD WINDOWS kita ke CD room kemudian tekan OK, maka otomatis windows akan meng copy file yang dibutuhkan. Setelah selesai kalau ada perintah untuk restart, Restart aja.
9. Setelah restart, kembali pada Regional and language options, pada tab languages klik details muncul kotak dialogs [Text Services and Input Languages].
10. Pada [installed services] pilih [add]. Kemudian pilih Input language pada “Arabic (Saudi Arabia)” pada kotak dialog yang muncul. klik Apply dan OK .
11. Pastikan language bar anda sudah muncul.
12. Jika sudah coba buka MS Word 2007, kemudian klik ikon Language bar di task bar kemudian pilih [AR Arabic (Saudi Arabia)].
13. Untuk mengatur angka biar bisa menjadi bahasa arab, Masuk pada word options, dengan cara klik pada kiri atas MS Word anda, kemudian pilih [Word options].
14. Pilih [advanced], scroll ke bawah sampai pada [show document content] . Pada pilihan [Numeral] ganti Arabic dengan Context. Klik [OK]
15. Selesai.
Untuk memudahkan pengetikan disarankan menggunakan keyboard khusus dengan tombol bhs Arab, Atau bisa juga anda tandai tombol-tombol di keyboard dengan huruf Arab yang muncul kalau tombol tersebut di tekan.
Nah …..sekarang, Saya ucapkan “Selamat mengetik dalam Huruf Arab”. Dan terima kasih telah sabar dalam membaca tutorial ini karena memang agak panjang, semoga bermanfaat.

>Memperbaiki Windows Yang Gagal Booting

>

Bila suatu ketika komputer gagal booting apa yang anda lakukan?, biasanya anda langsung berpikir install ulang windows beres deh. Tapi untuk menginstall ulang dibutuhkan waktu yang tidak sedikit,untuk install windows aja sekitar 1 jam belum install program-program lainnya seperti office, photoshop, coreldraw dll.Sebenarnya anda bisa memperbaiki windows yang gagal booting seperti windows restart terus dengan memperhatikan keterangannya seperti pesan “Unmountable boot volume”,”NTLDR Missing press any key to reboot” atau “NTOSKRNL.EXE missing or corrupt”. Gunakan CD instalasi windows XP untuk memperbaiki kerusakan tsb.Berikut langkah-langkahnya:

Bila muncul pesan “Unmountable boot volume” berarti hilang/rusaknya file boot .ini.
Cara memperbaikinya :
1. Booting dengan CD windows XP, pas dihalaman setup windows tekan huruf [R] untuk masuk ke mode Recovery Console.
2. Pilih partisi windows anda dan masukkan pasword Administrator.
3. Masuk ke command prompt,ketik chkdsk/p tekan enter.
4. Setelah chkdisk selesai kemudian ketik fixboot, lalu tekan [Y] saat muncul konfirmasi.
5. Lalu ketik exit.
Bila pesan yang muncul “NTLDR Missing press any key to reboot” berarti hilang nya file NTLDR,
cara memperbaikinya sama seperti cara pertama hanya setelah masuk ke command prompt ketik perintah:
copy x:\i386\ntldr c:\ => Enter , setelah itu ketik:
copy x:\i386ntdetect c:\
Ganti x dengan drive cdroom anda
exit
Sedangkan jika yang muncul pesan “NTOSKRNL.EXE missing or corrupt”
cara memperbaikinya masih seperti cara yang pertama setelah masuk command prompt ketik perintah:
cd i386 => Enter.
expand ntkrnlmp.ex_ => Enter.
c:\Windows\system32\ntoskrnl.exe => Enter lagi.
exit
Anda dapat menyesuaikan perintah tersebut dengan lokasi atau drive instalasi windows anda, Sekarang nyalakan komputer seperti biasa dan lihatlah windows anda sudah berjalan dengan normal, demikian semoga membantu.

>Mengatasi Windows Restart Terus Menerus

>

Banyak yang mengeluhkan mengapa komputer saya sering restart sendiri atau sebelum masuk windows (saat booting), restart mendadak, dan sering atau terus-menerus restart tanpa tahu apa penyebabnya. Atau mungkin saat kita lagi asyik main games. Untuk mengatasi masalah sering restart pada komputer PC atau Laptop banyak hal yang harus diperhatikan, tentunya anda sendiri yang lebih mengerti tentang spesifikasi PC atau laptop yang anda miliki.

Perlu penalaran yang lebih panjang untuk mengetahui penyebab komputer anda sering restart sendiri, namun saya memiliki beberapa tips solusi dan jawaban untuk mengatasi restart yang terjadi pada komputer anda.
Berikut ini beberapa hal mendasar yang harus anda ketahui sebagai penyebab dan cara mengatasi komputer sering restart sendiri / Hal – hal yang paling sering menjadi penyebab komputer restart :
Kelistrikan : listrik adalah hal utama yang harus anda periksa, dalam hal ini ialah Voltase (Voltage) tegangan listrik anda. Gunakan AVO Meter untuk mengecek tegangan voltase listrik anda, colokkan avo meter pada listrik dinding anda, apakah sudah mencapai 220 V , jika tidak mencapai tegangan 220 V atau hanya sekitar 160 – 190 V ( naik turun ), saya jamin komputer anda akan restart terus menerus, dalam hal ini sebagai solusi maka anda harus menggunakan bantuan Stabilizer / Stavolt. Jika perlu suruh orang PLN untuk membetulkan listrik rumah anda dan marahi sekalian. [ Supply listrik yang kurang akan menyebabkan komputer restart / mati dan berdampak pada kerusakan Hardware, Hard Disk, Motherboard dan Memory ]
Power Supply : Kerusakan Power Supply sedikit sekali yang memprediksi, Power Supply yang rusak akan mengalirkan listrik yang tidak sempurna yaitu naik – turun dan tersendat – sendat, ketika power supply tegangan turun, komputer anda akan restart. Solusi : Cara mudah dan ampuh ialah menggunakan fan / kipas yang memiliki lampu, perhatikan terang lampunya, jika terkedip – kedip segeralah ganti power supply anda.
Jika anda merasa Kelistrikan bukan yang menjadi alasan komputer anda restart maka perhatikan berikut ini :
Restart saat Booting Windows.
Jika restart saat booting windows, hal ini lebih disebabkan karena kerusakan pada system start up, istilahnya file corrupt pada windows, atau memory yang anda pakai kurang besar / rusak. Solusi : Jika rusak windows maka anda harus instalasi ulang / meng install windows lagi. Ingat !!! terkadang hal ini juga karena memory, saat windows restart maka CPU / Processor akan bekerja sangat kencang, jika memory tidak menunjang maka akan terjadi restart.
Restart saat Menjalankan Program / Main Games ( Low / Bad Memory )
Saat anda menjalankan aplikasi yang besarnya tidak sesuai dengan spesifikasi PC komputer anda maka akan terjadi restart, Low Memory yang biasa menjadi penyebab nya. Misalkan anda main games yang besar dan anda menjalankan Multi Tasking misalna main games dan membuka program – program yang lainnya yang menyebabkan memory anda bekerja ekstra keras, termasuk anti virus, anti virus akan memakan source komputer anda lumayan banyak dan terkadanf komputer anda akan menjadi berat. Solusi tambah kapasitas Memory. Ingat !!! Bad Memory juga menyebabkan komputer sering Blue Screen dan restart.
CPU / Processor Panas
CPU / Processor yang terlalu panas dapat menyebabkan komputer resrat, cek suhu CPU anda pada sistem BIOS, suhu normal berkisar antara 45º – 55º , jika ini yang menjadi penyebabnya Solusi : Lepas CPU / Processor , bersihkan berikan Thermal Pasta / Pasta Pendingin CPU, lihat kipas / fan nya, kalo perlu ganti yang bagus, jangan yang bertuliskan Made in China atau yang harganya 30 rb-an.
Program Crash / Virus-Malware
Banyak program yang memakan source komputer terlalu besar, saya sarankan sesuaikan program yang anda install dengan spesifikasi komputer anda, Virus juga sering mengambil sumber daya komputer yang besar tanpa kita sadari, Solusi, Ganti komputer lama anda dengan komputer yang mumpuni dan pasanglah Anti virus.
Sebenarnya restartnya komputer ini merupakan fasilitas dari windows untuk memberitahukan kepada kita sebagai pengguna bahwa ada kesalahan yang terjadi pada system.
Untuk mencegah agar windows tidak restart saat melakukan shutdown, bisa dicoba dengan trik berikut ini :
Untuk Pengguna Windows Xp :
1. Klik kanan [My computer] kemudian pilih [properties].
2. Pada tab Advanced, klik [setting] pada startup and recovery.
3. Pada system failure, hilangkan tanda centang pada “automatically restart”
4. Klik [OK]
Untuk Pengguna Windows 7 :
1. Klik kanan [Computer] kemudian pilih [properties]
2. Klik [Advanced System Settings].
3. Pada jendela yang muncul,Pilih tab Advanced lalu klik [setting] pada startup and recovery
4. Lalu pada system failure, hilangkan tanda centang pada “automatically restart”
5. Klik [OK]
Restart Saat Pertama Dinyalakan
Masalah yang sama juga terjadi saat masuk ke safe mode yang selalu restart dan gagal booting ke windows sehingga kita gagal masuk ke windows. Hal ini bisa dikarenakan virus yang menyerang sistem, bisa juga dikarenakan hilang/rusaknya file kernel 32.dll (ditandai dengan windows langsung restart saat baru muncul logo windows berlatar belakang hitam sebelum masuk layar welcome berwana biru). Anda dapat mengembalikan file kernel32.dll yang rusak/hilang tersebut dengan menggunakan CD windows XP yang bisa anda beli sendiri lalu dijalankan sendiri tanpa Menginstall ulang komputer anda. Atau meminjam CD windows XP sama teman dan memulainya sendiri, caranya :
1. Masukkan CDnya kedalam cdroom komputer anda
2. Restart komputer dan booting dari CD dengan memilih urutan boot prioritas pertama pada cdroom
3. Tekan tombol [R] pada layar instalasi untuk menuju mode Recovery Console
4. Pilih lokasi instalasi windows dan masukkan password administrator setelah muncul command prompt ketiklah :
cd system 32 enter
ren kernel32.dll kernel32.old Lalu enter
expand D:\i386\kernel32.dl_tekan enter lagi
exit
Hal – hal diatas ialah penyebab yang paling sering membuat komputer anda restart, saya sarankan memeriksa dan mecoba langkah – langkah diatas, semoga saja tulisan ini menyelesaikan masalah anda.

>Mengembalikan Icon Recycle Bin Pada Desktop

>

Apakah anda atau sahabat anda pernah atau tanpa sengaja menghapus icon Recycle Bin pada layar desktop komputernya ?? Atau anda mendapati Recycle bin hilang dari layar Desktop anda?? Meskipun sepele, namun keberadaan Bak Sampah di komputer kita ini sangat bermanfaat, terutama ketika ingin mengembalikan file yang telah didelete (restore file). Jika kasus tanpa sengaja terdelete tersebut terjadi, sebenarnya mudah sekali untuk mengembalikannya, tetapi tetap saja susah kalo belum tahu caranya, Berikut ini caranya untuk mengembalikan icon tersebut dilayar desktop anda :

Untuk Windows 7 :
1. Klik kanan di desktop kemudian klik Personalize.
2. Klik “Change Desktop Icons”
3. Di “Desktop Icon Settings”, pilih “Recycle Bin
3. Klik Apply, kemudian klik OK
Untuk Pengguna Windows Xp :
1. Klik kanan pada desktop anda
2. Klik Properties
3. Pilih Desktop Lalu Klik Costumize Desktop
4. Contreng Recycle Bin, kemudian Klik Apply
5. Klik OK
Bagaimana?, berhasil ndak ? Mudah, kan ?

>Cara Menghilangkan Windows Genuine Victim di XP

>

Mungkin anda sering berselancar/browsing di internet. Suatu ketika anda lupa untuk mematikan Automatic Updates pada windows anda. Sehingga ketika anda sedang asik berselancar tiba-tiba windows anda melakukan update secara otomatis, jika windows anda Asli/Genuine tidak masalah. Tapi kalau windowsnya bajakan? Dia akan berhenti ditengah jalan. Ya terpaksa deh setiap start up anda harus menunggu beberapa detik lebih lama dari biasanya… karena saat start up akan muncul notifikasi yang memberitahukan bahwa windows anda bajakan atau istilahnya minta windows yang asli. Untuk mengatasinya berikut ini ada sebuah cara untuk menghilangkan tampilan tersebut saat start up.

Menghilangkan Peringatan Windows Genuine Advance (WGA)

Langkah2nya adalah sebagai berikut :
1. Buka Task Manager dengan menekan “Ctrl+Alt+Del”
2. Matikan proses yang bernama “wgatray.exe”
3. Restart computer dan masuklah ke dalam Safe Mode (biasanya dengan menekan tombol F8)
4. Pada Safe Mode, buka registry editor dengan cara klik Start \\ Run. Ketik “regedit” kemudian ENTER
5. Pada regedit, carilah: HKEY_LOCAL_MACHINE \\ SOFTWARE \\ Microsoft \\ windowsNT \\ CurrentVersion \\ Winlogon \\ Notify
6. Kemudian hapus folder/directory “WGALOGON”
7. Restart kembali komputer seperti biasa

Uninstall Windows Genuine Advance (WGA)

Caranya:
1. Matikan process “wgatray.exe” di Task Manager
2. Restart Windows XP dan masuk safe mode
3. Delete WgaTray.exe dari c:\Windows\System32
4. Delete WgaTray.exe dari c:\Windows\System32\dllcache
5. Buka RegEdit, cari: HKEY_LOCAL_MACHINE \\ SOFTWARE \\ Microsoft \\ Windows NT \\ CurrentVersion \\ Winlogon \\ Notify
6. Delete folder “WgaLogon” dan seluruh isinya
7. Reboot Windows XP
Bila anda tidak tahu atau ragu mengenai windows xp pada komputer yang anda gunakan Asli atau Palsu, anda bisa mengenalinya dengan bantuan software genuine advantage. silahkan anda baca disitus ini. Maaf tips ini bukan bermaksud untuk mendukung legalitas pembajakan, tetapi hanya sekedar berbagi informasi yang bertujuan untuk pendidikan. semoga bermanfaat..

Awan Tag